Halmahera Utara, detiknusa.com – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) 2026 dengan menggelar penanaman pohon buah, apel lingkungan, hingga lomba tata graha di lingkungan Tambang Emas Gosowong. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan aksi iklim berkelanjutan.
Mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang diperkuat melalui kampanye NowForClimate, rangkaian kegiatan berlangsung sepanjang awal Juni 2026 dan melibatkan manajemen serta karyawan perusahaan. (11/6/2026).
Kegiatan diawali dengan penanaman pohon buah di area Yard 2 NHM pada 2 Juni 2026. Sebanyak 40 bibit pohon buah ditanam oleh perwakilan Senior Leader Team (SLT) dan berbagai departemen.
Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, seperti matoa, duku, mangga, rambutan, durian, dan kelengkeng. Sebagian bibit, khususnya duku dan matoa, berasal dari kawasan hutan Gosowong.
Superintendent Lingkungan NHM, Rosmini Djufry, mengatakan bibit yang digunakan merupakan hasil sambung yang telah melalui perlakuan khusus sehingga memiliki pertumbuhan lebih cepat dan dapat berbuah dalam waktu relatif singkat.
“Penanaman pohon buah ini bertujuan untuk menyediakan sumber pakan alami yang dapat menarik fauna di sekitar area tersebut,” kata Rosmini dalam keterangannya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya reaktivasi area eks kantong satwa di Yard 2 yang saat ini belum difungsikan kembali.
“Berdasarkan hasil pemantauan dan survei Tim Biodiversity, jumlah fauna yang teridentifikasi di area tersebut masih lebih rendah dibandingkan dua kantong satwa lainnya. Penanaman pohon buah dilakukan sebagai langkah meningkatkan kualitas habitat dan mendukung keberadaan fauna di kawasan tersebut,” ujarnya.
Puncak peringatan HLH 2026 dilaksanakan melalui Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 di Lapangan Sepak Bola Tambang Gosowong.
Apel dipimpin Wakil Direktur Operasi sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rado Lawolo, dan diikuti jajaran manajemen, SLT, serta karyawan dari berbagai area kerja.
Dalam amanatnya, Rado mengajak seluruh insan Gosowong untuk mengimplementasikan semangat “Saatnya Bekerja untuk Iklim” sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Perubahan besar yang terjadi di tingkat global selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, setiap individu memiliki peran penting dalam mendukung aksi iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Rado.
Ia menambahkan, berbagai upaya seperti pemulihan lingkungan, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim akan memberikan dampak nyata jika dilakukan secara kolektif.
Selain penanaman pohon dan apel lingkungan, NHM juga menggelar Lomba Tata Graha (Housekeeping) yang melibatkan berbagai departemen. Kegiatan ini bertujuan membangun budaya kerja yang bersih, rapi, aman, dan peduli lingkungan sebagai bagian dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Melalui rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut, NHM menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan sekaligus mendorong keterlibatan seluruh karyawan dalam menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. (Tim)












