Halmahera Utara,detiknusa.com – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Terpadu Aspek Teknik dan Lingkungan (Binwas Terpadu) di Tambang Emas Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, pada 20–24 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan penerapan kaidah pertambangan yang baik (Good Mining Practices/GMP).
Kegiatan Binwas Terpadu dihadiri jajaran manajemen NHM, Penanggung Jawab Operasional (PJO) perusahaan mitra, serta tujuh Inspektur Tambang dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM yang dipimpin Koordinator Inspektur Tambang, Adhadi Julianto.(4/8/2026).
Selama pelaksanaan, tim Inspektur Tambang melakukan pembinaan dan wawancara dengan para manajer serta PJO, kemudian meninjau langsung sejumlah area operasional Tambang Emas Gosowong. Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi penerapan lima aspek Good Mining Practices, yakni teknik pertambangan, konservasi, pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta standardisasi usaha jasa pertambangan.
Koordinator Inspektur Tambang, Adhadi Julianto, mengatakan hasil pengawasan menunjukkan bahwa secara umum operasional NHM telah memenuhi kaidah pertambangan yang baik.
“Hal tersebut salah satunya tercermin dari capaian Zero Fatality atau nihil kecelakaan kerja fatal selama tiga tahun terakhir. Meski demikian, masih terdapat beberapa aspek administrasi di lapangan yang dapat terus ditingkatkan,” ujar Adhadi.
Ia menambahkan, hasil Binwas Terpadu tahun ini memberikan peluang bagi NHM untuk terus meningkatkan pengelolaan operasional dan lingkungan menuju predikat PROPER Hijau (Beyond Compliance), sekaligus membuka kesempatan bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam Subroto Awards.
Pada rapat penutupan kegiatan, Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rado Lawolo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Binwas Terpadu secara konsisten selama tiga tahun terakhir telah memberikan banyak masukan bagi peningkatan kualitas operasional perusahaan.
“Selama tiga tahun terakhir Gosowong secara konsisten melaksanakan Binwas Terpadu. Dari proses tersebut kami memperoleh banyak masukan dan peluang pengembangan operasional untuk terus meningkatkan kinerja menuju beyond compliance,” kata Rado.
Menurutnya, berbagai upaya peningkatan kinerja operasional tersebut terus mendapat dukungan dari Badan Direksi NHM sehingga perusahaan dapat memperkuat penerapan Good Mining Practices, meningkatkan aspek keselamatan kerja, serta mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (dic)






