Halmahera Utara, detiknusa.com – Upaya penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah terus digencarkan di Kabupaten Halmahera Utara. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Halmahera Utara kembali menggelar workshop literasi yang menghadirkan narasumber nasional dan melibatkan guru serta siswa lintas jenjang pendidikan. (5/3/2026)
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Bumi, Menjaga Langit Ekoteologi dari Timur Nusantara” tersebut dilaksanakan di Aula MAN 2 Halut dan diikuti sekitar 75 peserta. Peserta terdiri atas dewan guru dan siswa Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah, serta Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) di Kecamatan Malifut.
Workshop ini menghadirkan Ketua Agen Literasi Indonesia, Dr. Kusnan, S.Pd., M.Hum., sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan itu, ia memberikan bimbingan teknis penulisan anfora kepada para guru dan siswa sebagai bagian dari penguatan kemampuan menulis kreatif dan ilmiah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Sistem Informasi (SISFO) Pendidikan Islam (Pendis) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Irwanto Harun, Kepala MAN 2 Halmahera Utara Hariyanto H. Usman, S.Pd., M.Pd., serta Kepala MTs Negeri 2 Halmahera Utara Kurnia A. Saleh, S.Pd.
Kepala MAN 2 Halmahera Utara, Hariyanto H. Usman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan menulis merupakan sarana penting untuk mengasah pengetahuan dan wawasan.
“Menulis adalah bagian dari proses membaca dan berpikir. Ketika seseorang sudah menjadi penulis, maka ia pasti telah banyak membaca dan memahami apa yang ditulisnya. Karena itu, kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas literasi guru dan siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan target sebanyak 2.680 karya tulis yang akan dihasilkan oleh guru, siswa, dan tenaga kependidikan madrasah.
Senada dengan itu, Kepala MTs Negeri 2 Halmahera Utara, Kurnia A. Saleh, berharap kegiatan literasi tersebut dapat berjalan lancar sehingga target rekor MURI dapat tercapai sesuai rencana.
“Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar hasil yang dicapai maksimal dan rekor MURI bisa terwujud,” katanya.
Sementara itu, Irwanto Harun dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat dan hobi menulis di kalangan guru dan siswa, sekaligus memperluas wawasan pengetahuan mereka.
“Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang kemampuan menuangkan gagasan secara tertulis. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membangun budaya menulis di madrasah,” ungkapnya.
Kegiatan workshop berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi materi dan diskusi, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat gerakan literasi madrasah di Halmahera Utara. (*)












