Halmahera Utara,detiknusa.com – Pemerintah Desa Soahukum menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Romo Nitiyudo Wachjo, atas bantuan enam unit meyco atau bak penampung air yang diberikan kepada BUMDes Satu dalam Kasih. Bantuan tersebut dinilai sebagai dorongan besar bagi penguatan ekonomi desa melalui sektor perikanan.
Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, mengatakan bahwa seluruh unit *meyco* telah dioperasikan untuk budidaya ikan nila secara modern. Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan hasil yang menggembirakan dan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas warga. (27/11/2025)
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena membuka peluang baru bagi pengembangan perikanan di desa. Dengan teknologi yang tepat guna, masyarakat dapat melihat bagaimana modernisasi membantu meningkatkan hasil panen,” ujar Remer.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen NHM dan Camat Kao Barat, Efroni Tos Hendrik, yang selama ini memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat, termasuk pelatihan penggunaan aerator dan teknik budidaya modern lainnya. Pendampingan tersebut dinilai memperluas wawasan warga dalam menerapkan metode yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Remer berharap, kegiatan budidaya nila yang dikelola BUMDes dapat terus dikembangkan hingga menjadi *pilot project* desa. Ia meyakini keberhasilan program ini bakal menjadi rujukan bagi desa lain yang ingin mendorong kemandirian ekonomi lewat sektor perikanan. “Semangat kolaboratif ini kami harap bisa membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan memotivasi NHM untuk terus berkontribusi bagi wilayah sekitar tambang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Muhammad Irwan Malaka, menjelaskan bahwa pemanfaatan *meyco* bekas operasional NHM tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari praktik keberlanjutan perusahaan.
“Tangki bekas *meyco* telah berhasil dimanfaatkan masyarakat untuk pengembangan usaha pertanian dan perikanan. Setiap kelompok penerima akan tetap kami dampingi demi memastikan keberlanjutan usaha,” ujar Irwan.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang ramah lingkungan. (Tim)










