Halmahera Utara,detiknusa.com – Dalam rangka mendukung aksi bersih-bersih serentak World Cleanup Day (WCD) 2025 yang jatuh pada Sabtu, 20 September 2025, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area Tambang Emas Gosowong. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat No. 600.4.1/4646/SETDA Provinsi Maluku Utara yang mengacu pada arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor: S.1053/P.0/PSLB3/09/2025.
Aksi tersebut menjadi bagian dari komitmen NHM dalam memperkuat kepedulian terhadap keberlanjutan dan lingkungan hidup. Kegiatan dimulai dengan apel pagi dan pengarahan di Gedung Pertemuan/Serbaguna area pintu depan tambang, lalu dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih yang difokuskan pada area pintu masuk utama dan lokasi parkir perusahaan. (20/9/2025)
Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan berbagai departemen operasional di Gosowong, koordinator transportasi mitra kerja lokal, pemilik, serta pengemudi kendaraan jemputan karyawan lingkar tambang. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah berupa botol tumbler kepada delapan peserta yang dinilai aktif dan berkontribusi lebih dalam kegiatan ini.
Selain mendukung agenda keberlanjutan perusahaan, pelaksanaan WCD di Gosowong juga bertujuan menumbuhkan kesadaran individu akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melibatkan mitra transportasi lingkar tambang, NHM berharap lebih banyak pihak yang peduli dan terbiasa tidak membuang sampah sembarangan. Langkah sederhana ini diyakini dapat membentuk budaya hidup bersih serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama di area tambang.
Mewakili Kepala Teknik Tambang (KTT), Denny Lesmana, GM Geology Resources Project & Planning NHM, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial. “Partisipasi NHM dalam World Cleanup Day 2025 bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung gerakan kebersihan lingkungan global. Kami percaya keberhasilan menjaga lingkungan hanya bisa dicapai melalui kerja sama semua pihak, termasuk karyawan, mitra kerja, dan pemangku kepentingan,” ujarnya. (tim)












