Halmahera Utara,detiknusa.com – Komunitas Forum Karyawan Lokal Kristen NHM dan Mitra Kerja (Forkaloka) menggelar ibadah pra-Natal bersama masyarakat Desa Kao di Gereja Bait-El Kao, Kamis (11/12). Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan perayaan Natal yang inklusif di wilayah lingkar tambang PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).(16/12/2025)
Ibadah pra-Natal tersebut dihadiri oleh perwakilan pemangku kepentingan lingkar tambang, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Manajemen NHM, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan dan toleransi dalam menyambut Natal.
Perayaan pra-Natal Forkaloka tahun ini dikemas dengan nuansa budaya Halmahera, yang telah menjadi agenda rutin Forkaloka setiap tahunnya. Pengangkatan kearifan lokal dalam perayaan keagamaan dinilai memiliki makna penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Seluruh pengisi acara dan tamu undangan tampak mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Hal ini mencerminkan semangat keberagaman dalam persatuan, sekaligus mempertegas pesan bahwa iman dan budaya lokal dapat berjalan berdampingan secara harmonis.
Acara diawali dengan sambutan Wakil Manajer UG Kencana Site Gosowong, Jatser Paleba. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia serta Jemaat Gereja Bait-El Kao yang telah mendukung terselenggaranya ibadah pra-Natal tersebut.
“Pada kesempatan yang penuh sukacita ini, kita patut bersyukur kepada Tuhan karena atas izin-Nya kita semua dapat berkumpul di rumah Tuhan untuk merayakan Natal bersama sebagai satu persekutuan. Natal menjadi momen untuk merefleksikan kasih Tuhan, memperkuat iman, serta mempererat persaudaraan di antara kita semua,” ujar Jatser.
Khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Wesly Lahea, S.Pd.K., dari Bethani Lofra, Kao. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai bagian dari rencana Allah. Menurutnya, keselamatan keluarga merupakan karya Allah yang memulihkan manusia melalui Yesus Kristus.
“Keluarga, gereja, dan bangsa akan dipulihkan ketika Yesus dijadikan pusat kehidupan. Terima Yesus dan jadikan Dia Raja dalam keluarga, maka keluarga menjadi duta Kerajaan Allah,” tutur Pdt. Wesly.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Forkaloka 2025, El-Kharis Salamena, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan NHM, Haji Robert Nitiyudo Wachjo, jajaran direksi, Manajemen Site Gosowong, serta seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian kegiatan Natal Forkaloka.
Ia juga mengapresiasi dukungan Panitia Natal Forkaloka, mahasiswa Universitas Halmahera (UNHENA), Bambu Tada SMA Negeri 1 Halmahera Utara, Yanger Citizen Harmoni, Vocal Group Kaum Bapak Bait-El Kao, Penari Rebana dan Banners Tobelo, serta masyarakat Desa Kao.
“Puji syukur bagi Tuhan Yesus yang telah memberkati seluruh proses ini. Perayaan ini menjadi bukti bahwa kasih dan kebersamaan tidak mengenal batas, termasuk bagi keluarga karyawan yang masih aktif bekerja maupun yang sementara dirumahkan,” ujar El-Kharis.
Ia berharap perayaan Natal Forkaloka dapat membawa sukacita dan pengharapan bagi seluruh keluarga karyawan dan masyarakat. “Kiranya Natal menjadi momentum untuk saling menguatkan, menjadi terang di mana pun kita berada, serta membiarkan kasih dan kebaikan terus menyinari kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (tim)












