Ternate, detiknusa.com – Maraknya kasus gagal berangkat umrah dan haji khusus yang belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial menjadi perhatian masyarakat, termasuk kalangan akademisi. Masyarakat diminta lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah.
Dosen Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Prof. Sariffudin Fatmona, mengatakan bahwa berbagai persoalan yang menimpa sejumlah travel umrah menjadi pelajaran penting bagi calon jemaah agar tidak salah memilih penyelenggara perjalanan.
“Dengan banyaknya masalah travel umrah dan haji khusus yang mencuat ke publik, saya menjadi sangat selektif dalam menentukan pilihan,” ujar Prof. Sariffudin kepada media, Rabu (19/1/2026).
Ia menjelaskan, sebelum menentukan travel, dirinya terlebih dahulu mencari informasi dari lingkungan sekitar, termasuk warga satu kelurahan yang telah memiliki pengalaman berangkat umrah menggunakan salah satu biro perjalanan. Selain itu, ia juga melakukan konfirmasi langsung ke kantor cabang travel yang bersangkutan di Kota Ternate.
“Langkah ini penting untuk memastikan legalitas dan rekam jejak travel. Saya juga tidak menemukan adanya informasi negatif atau keluhan di media maupun media sosial,” katanya.
Prof. Sariffudin berharap masyarakat Maluku Utara yang berencana menunaikan ibadah umrah tidak mudah tergiur oleh tawaran harga murah, namun lebih mengutamakan kepastian pelayanan dan keamanan perjalanan.
“Masyarakat harus benar-benar selektif memilih travel agar ibadah dapat berjalan dengan baik dan khusyuk,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Cabang salah satu biro perjalanan umrah di Maluku Utara, Suryani Rakib, menekankan pentingnya memahami prinsip dasar sebelum memilih travel umrah. Menurutnya, calon jemaah perlu memastikan adanya kepastian dalam beberapa aspek utama perjalanan.
“Calon jemaah harus memastikan kepastian travel, jadwal keberangkatan, penerbangan, akomodasi hotel, serta visa,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemahaman tersebut penting agar masyarakat terhindar dari praktik travel tidak bertanggung jawab dan dapat menjalankan ibadah umrah dengan aman dan nyaman. (Min)






